Mirip dengan Kasus Tora, Fachri Albar Konsumsi Dumolid Atas Resep Dokter

Fachri Albar Konsumsi Dumolid

Dumolid menjadi sebuah barang mewah usai memberikan kejutan kepada aktor Tora Sudiro karena dianggap Dumolid sebagai barang haram yang tergolong narkotika jenis berat. Kini nama Dumolid kembali muncul, dimana aktor tampan Fachri Albar harus dikandangkan Polisi lantaran terbukti mengkonsumsi Dumolid.

Berdasarkan pengakuan dari sang aktor, Dumolid yang selama ini dia konsumsi merupakan obat penenang. Pengakuan itu juga disampaikan oleh Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

Menariknya disini ketika Fachri mengkonsumsi Dumolid berdasarkan anjuran dari dokter, lantas sang aktor menembus resep yang kebetulan adalah dokter keluarganya. Atas pengakuan ini, pihak kepolisian juga akan memintai keterangan dari sang dokter.

“Dumolid ini, di akui olehnya sebagai obat penenang jiwa, dan dia menambahkan jika Dumolid ini dianjurkan oleh dokter, dokternya masih kita akan periksa apakah betul dokter ini selama ini membantu tersangka untuk mengobati jiwanya,” demikian pernyataan singkat dari Mardiaz Kusin Dwihananto di Polres Jakarta Selatan.

Menjadi sebuah kejanggalan ketika nama dokter yang menangani Fachri tak kunjung terungkap. Menurut Mardiaz, pemeriksaan sang aktor sendiri masih dalam proses invertigasi pengembangan. Dan itu artinya, semua ini belum masuk ke tahapan akhir.

“Belum sampai pada proses pencarian dokter, masih keterangan tersangka ini, tentunya kalau dia nyebut dokter A akan kita panggil dokter A nya. Dia mengatakan dokter ini adalah saran atau rujukan dari orangtuanya. Makanya kita lihat apakah benar dokter ini, kalaupun benar juga tidak menghapus pidana yang ada.” tutup Mardiaz.

 

 

 

Sukses di ‘Dilan 1990’, Karir Vanesha Prescilla Diprediksi Makin Woow Dimasa Depan

'Dilan 1990'

Karir Vanesha Prescilla bisa dibilang semakin terbang tinggi, hasil ini didapat usai sang artis membintangi film garapan Fajar Bustomi dan Pidi Baiq yang berjudul ‘Dilan 1990’. Kemunculan Vanesha Prescilla didunia perfilman Tanah Air membawa warna baru sebagai artis pendatang.

Fajar Bustomi yang paling berperan dalam proses film tersebut membenarkan bahwa peran Vanesha Prescilla sebagai Milea merupakan langkah anyar yang akan menjadi perubahan bagi sang artis sendiri. Sampai sejauh ini, Film garapan Fajar sudah menembus 5 juta penonton.

Fajar pun memberikan pandangan tersendiri terhadap sosok Vanesha Prescilla, dimana dia mengatakan bahwa “Saya rasa sih Vanesha ini kedepannya kalau dia bisa tidak cukup puas dengan hasil ‘Dilan 1990’ aja,”

“Dia masih ingin terus berkembang, perubahan akan terus dia jalani. Pasti kedepannya dia bisa jadi nomor satu yah saya ngeliatnya gitu ya,” lanjut Fajar.

Sebagai artis pendatang baru, nama Vanesha Prescilla langsung diterima oleh penikmat film Indonesia. Sosoknya pas untuk jaman Milenial seperti sekarang ini. Bisa dibilang debutnya dilayar lebar sangat berhasil. Karir akting yang merupakan adik kandang dari Sissy Prescillia ini terbilang masih seumur jagung begitupun dengan di dunia seni peran.

Akan tetapi, sejauh apa yang sudah diberikan oleh Vanesha Prescilla. Fajar memiliki opini sendiri mengenai debut akting dan karier Vanesha Prescilla. Menurut Fajar, Vanesha Prescilla yang riang seperti yang dia kenal, karir Vanesha Prescilla pun diprediksi akan cemerlang dimasa depan.

“Semua tergantung bagaimana dia menyikapi keberhasilan ‘Dilan’ ini apakah jadi sombong atau nggak? itu saya sih berharap dia tetap menjadi Vanesha Prescilla yang saya kenal aja sih tidak berubah dan menjadi lebih baik dan baik selamanya,” Fajar mengakhiri.

 

 

Transferan Lancar, Mantan Suami Nikita Tetap Ngaku Sulit Ketemu Anak

Kasus Nikita Mirzani

Gencatan senjata antara Nikita Mirzani dengan mantan suami keduanya, Sajad Ukra menjadi sebuah drama yang sangat menarik untuk diikuti. Setelah selesai dengan momen perceraian, kini keduanya kembali bersitegang terkait masalah pertemuan dengan anak, Azka Raqila Ukra.

Nikita Mirzani dituduh oleh mantan suami lantaran ingkar janji. Sajad mengklaim jika permintaan Nikita soal transferan selesai, maka dirinya bisa bertemu dengan Azka. Namun sejauh ini, Sajad tak merasa bebas untuk melakukan pertemuan dengan anak satu-satunya tersebut.

Itu artinya Sajad selalu mantan ayah sudah memenuhi nafkah sang anak semenjak bercerai dengan Nikita. Setiap kali Nikita Mirzani meminta uang, Sajad selalu mentransfernya meski waktunya kadang tidak tepat.

Merasa dipermainkan oleh Nikita, Sajad pun geram dan akhirnya melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya. Adapun hal ini semakin menarik lantaran Nikita tak membenarkan tuduhan Sajad, dirinya mengaku bahwa selama ini Sajad tak sanggup memenuhi kewajibannya sebagai ayah.

Kini kasus tersebut masih dalam proses investigasi, berkas pangaduan Sajad sudah masuk ke Polda Metro Jaya. Dan Nikita sendiri sudah mendatangi Polda untuk memenuhi pemanggilan dalam proses investigasi.

“Kira-kira sudah mencapai Rp 102 juta yang sudah kita transfer. Akan tetapi, satu kali pun tidak bisa bertemu dengan Azka. Tapi Niki bantah udah kasih ketemu pas dia di penjara dua bulan,” cetus kuasa hukum Sajad, Cindy Ancia ketika ditemui dikawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Cidy melanjutkan bahwa uang Rp 102 juta itu ditransfer Sajad Ukra ke Nikita Mirzani secara angsuran. Namun pihak Sajad tak bisa menerima prilaku Nikita yang diklaim ingkar janji usai mengakhiri persidangan perceraian.

“Nikita tidak mempertimbangkan keputusan hakim yang memberikan kuasa kepada Nikita. Walaupun hak asuh ke Nikita, tapi tidak membatasi untuk bertemu anak. Sampai akhirnya tidak bisa dibicarakan secara baik-baik. Untuk itu kami melaporkan Nikita,” tutup Cindy.

Laporan Sajad sendiri berdasarkan pasal 77 Jo 76A UU RI NO.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak yang terbit pada tanggal 14 November 2016.

 

 

Is Eks Payung Teduh Kolaborasi dengan D’MASIV, Apa Jadinya?

Kolaborasi band

Kolaborasi dalam dunia musik memang menjadi satu langkah fres untuk memberikan kesan baru kepada penikmatnya. Terbaru ini, ada grup band besar bernama D’MASIV yang menggandeng Is yang merupakan mantan dari grup band Payung Teduh.

Pembenaran ini diperlihatkan langsung oleh vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta yang mungunggah beberapa foto kebersamaanya dengan Is di akun media sosial pribadinya. Terlihat Rian bersama dengan rekan-rekannya berfoto bersama Is disebuah studio.

Kebersamaan itu langsung membuat banyak spekulasi, diketahui secara pasti bahwa Is berada di sebuah studio Musica yang merupakan label rekaman D’MASIV. Desas desus badai kabar kolaborasi mereka pun semakin diperjelas oleh caption yang ditulis oleh Rian.

“2018 adalah tahun penuh kolaborasi @dmasivbandofficial .. yang membuat saya tak sabar untuk mempersembahkan kepada kalian semua adalah hasil sinergi D’MASIV dan is @pusakata,” demikian caption Rian.

Terlepas dari kebenaran kolaborasi tersebut, ada satu hal yang mengganjal. Dimana Rian belum mau membocorkan judul dari single kolaborasinya dengan Is. Yang bisa dipastikan disini adalah hasil kolaborasi itu akan masuk ke dalam daftar album terbaru D’MASIV.

“Ini akan menjadi salah satu single di album ke 6 D’MASIV , kalo kalian lihat wajah kita2 ini. kira2 judul lagu yang cocok untuk kolaborasi ini apa??” lanjut Rian.

Menariknya disini ketika melihat aliran musik antara D’MASIV dengan Is yang selama ini bersama Payung Teduh. Berbicara hal tersebut, maka jelas aliran keduanya sangat berbeda.

Adapun perbedaan ini semakin membuat keuntungan bagi kedua belah pihak, pasalnya kolaborasi ini semakin membuat penasaran penikmat musik Indonesia. Well, menarik untuk ditunggu dan semoga kolaborasi D’MASIV dan Is sukses dipasaran.

 

Inilah Kisah Lengkap Roro Fitria Digelandang Polda Metro Jaya Terkait Narkoba

Roro Fitria Narkoba

Dunia Artis Indonesia kembali dihebohkan dengan berita ditangkapnya salah satu publik figur terkait penggunaan narkoba. Setelah diterpa badai Narkoba dalam beberapa bulan terakhir, kini datang kembali satu kisah yang mengguncang panggung perfilman.

Bernama lengkap Roro Fitria yang dikenal juga sebagai artis kontroversi baru saja digelandang ke Polda Metro Jaya terkait kasus Narkoba. Sejauh ini, sang artis masih dalam proses pemeriksaan. Melalui Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dalam jumpa persnya menuliskan kronologi singkat mengenai penangkapan Roro Fitria.

Berikut kami sajikan lengkap kronologis Roro Fitria tertangkap basah melakukan transaksi Narkoba :

1. Rabu, 14 Februari 2018 unit II Subdit I mendapat laporan sangat penting dari masyarakat bahwa di Samping showroom Suzuki Jl. Hayam wuruk Jakarta pusat sering dilakukan penyalahgunaan narkotika jenis shabu yang diperankan oleh seorang laki-laki dengan nama panggilan WH dengan ciri-ciri umur sekitar 40 tahun, kulit sawo matang, pakai kaca mata dan berambut pendek.

2. Pukul 10.20 Wib dihari yang sama, Rabu 14 Februari 2018. Dilakukan penangkapan tsk 1 dan pengeledahan ditemukan BB Shabu bruto 2,4 gr di dalam bungkus rokok dunhill, 1 unit HP Merek Samsung sebagai alat komunikasi pemesan BB shabu WH dan RF, 1 kartu ATM BCA An. WH yang digunakan sebagai alat transaksi transferan dari RF.

3. Berdasarkan hasil dari intograsi tersangka 1, BB shabu pesanan RF kemarin tgl 13 februari 2018 yg akan diantar ke rumah RF dihari yang sama.

4. Semua hasil intograsi langsung ditindak lanjuti oleh Pattio residence di Jln. Durian raya No. 23 D, Kel. Ragunan, Kec. Pasar minggu, Jakarta selatan, akan tetapi sepanjang perjalanan RF selalu menelpon WH menanyakan posisi sudah sampai dimana, dilanjutkan pengembangan dan penangkapan RF dengan upaya barang bukti ditangan.

5. Hasil introgasi RF, yang bersangkutan mengakui betul memesan BB shabu dan kemarin sdh mentransfer sejumlah Rp. 5.000.000 menggunakan ATM BCA milik RF pada tanggal 13 Februari 2018.

6. Melalui chat yang ada, kedua tsk terdapat komunikasi intens terkait pemesanan BB dan bukti transfer uangnya,” demikian keterangan terkait kronologis dari pihak kepolisian.

Sejauh ini proses introgasi masih berjalan, Polisi mengharapkan adanya pengembangan lebih jauh terkait tersangka-tersangka lain. Untuk sementara ini, Polisi masih menggelar rilis atas tertangkapnya Roro Fitria.

Semakin membuat menarik ketika dalam proses tertangkapnya Roro Fitria, ikut serta seorang fotografer yang diamankan. Sebelum momen panas ini terjadi, Roro Fitria tengah mengisi acara di salah satu pusat perbelanjaan. Dimana aktifitas akting sang artis sendiri bisa dilihat dalam akun instagram pribadinya.

Diketahui secara mendalam jika Roro Fitria telah memesan narkoba jenis sabu 2,4 gram dari fotografer WA tersebut. Ia mentransfer uang sebesar Rp 5 juta untuk barang bisa memakai barang haram tersebut.